Masih terbayang
dan terekam jelas dalam pikiran waktu pertama kali memasuki sekolah SMKN 3
MATARAM dan SMAN 1 MATARAM. Dalam ruang guru terpampang sebuah tulisan yang di
tulis di triplek yang ditempel di dinding ruang guru. Bunyi tulisan tersebut
adalah: “JADILAH GURU YANG BAIK ATAU TIDAK SAMA SEKALI”.
Tuesday, July 10, 2012
Saturday, June 23, 2012
Mengenal Huruf Arab Melayu
Huruf Arab
Melayu berjumlah 37 (tiga puluh tujuh) huruf, yang ditulis dari kanan ke kiri.
Penulisannya disesuaikan menurut posisinya; yakni di awal, tengah, dan/atau
tunggal. Tidak seperti huruf latin, Huruf Arab Melayu akan merangkai serta
putus otomatis bila bertemu dengan huruf lainnya dalam satu kata, menurut
kaidah dasar penulisan yang harus dikuasai sebelumnya. Penguasaan termaksud
meliputi bentuk/wujud huruf, kaidah penulisan huruf, sifat huruf dan bunyi
huruf. Kita dituntut untuk mengetahui dan memahami keempat dasar ini sebelum
menulis Arab Melayu.
Friday, June 22, 2012
Mengenal Arab Melayu
Arab Melayu adalah aksara utama dalam penyebaran bahasa Melayu ke
seluruh wilayah nusantara; yang penggunaannya dimulai seiring dengan kedatangan
agama Islam ke kepulauan Melayu ini. Disebut Arab Melayu, karena merupakan
huruf-huruf Arab yang sengaja digubah untuk mewakili bunyi bahasa Melayu. Seni
penulisan ini juga dikenal dengan nama Jawi, Jawoe, Kawung; dan untuk tulisan
Arab Melayu yang berbahasa Jawa disebut Pegon. Walau apapun sebutannya pada
tiap wilayah, dalam tulisan blog ini hanya akan disebut dengan nama Arab Melayu
saja.
Monday, June 4, 2012
Ardi Surya Nugraha , Berdakwah Dari SMAN 1 Mataram hingga Ke Bogor
Menjadi juru dakwah merupakan suatu tugas yang
sangat mulia dan membutuhkan pengorbanan baik berupa harta, tenaga dan waktu.
Apalagi sewaktu menjadi pelajar melakoni jalan dakwah ini sungguh sangat berat
dan sangat langka kita temukan ada pelajar yang memilih jalan dakwah,
kebanyakan para pelajar akan menghindar dan lebih memilih yang lain yang lebih
bebas.
Thursday, May 31, 2012
KERAJAAN KECIL DI GAPUK ITU BERNAMA PENGHULU?
Harapan masyarakat
Gapuk yang menginginkan suatu sistem musyawarah dalam pemilihan pemimpin atau
jabatan yang berlandaskan Al Qur’anul
Karim dalam kehidupan bermasyarakat semakin jauh, hal ini di sebabkan oleh
egoisme dan taklid buta masyarakat awam terhadap orang yang ditokohkan apalagi
kalau sudah menyandang gelas Ustadz.
Wednesday, May 23, 2012
PRO KONTRA PEMBANGUNAN TEMPAT WUDHU BARU DI MASJID GAPUK
Masjid
seharusnya menjadi tempat bersatunya berbagai macam ragam budaya, manusia dan
kepentingan untuk bersama-sama beribadah menundukkan kepala kehadirat Alloh
SWT. Namun bila masjid Cuma dijadikan sebagai ajang untuk menunjukkan ego diri
maupun kepentingan golongan maka akan timbul fitnah dan perpecahan di kalangan
masyarakat dan dampaknya sangat luas sekali.
Friday, April 27, 2012
KEHIDUPAN SORE DI SUNGAI JANGKOQ
Mencari
tempat bersantai yang dekat dengan rumah setelah selesai melakukan aktivitas
sepanjang hari pada saat sekarang ini rada-rada sulit, tidak seperti pada tahun
80-an yang masih banyak kita temukan lahan kosong yang bisa di jadikan tempal
berkumpul sambil melepas lelah maupun tempal bermain anak-anak kecil. Tapi pada
saat sekarang ini yang namanya lahan kosong sudah langka sekali di temukan sehingga
alternatif yang bisa di pakai untuk berkumpul adalah taman kota maupun hutan
kota yang sengaja di buat oleh pemerintah kota.
Subscribe to:
Posts (Atom)





